Viral Aksi Pengantin Canyoneering Setelah Akad Nikah

Viral Aksi Pengantin Canyoneering Setelah Akad Nikah

Viral Aksi Pengantin Canyoneering Setelah Akad Nikah – Media sosial baru ini di hebohkan oleh prosesi pernikahan unik yang menggabungkan kesakralan adat dengan aksi yang ekstrem. Pasangan pengantin Ajeng serta Wikky memilih menjalani akad nikah dengan latar Curug Dayang Sumbi, Subang, Jawa Barat, serta langsung menjalani aksi canyoneering seusai prosesi ijab kabul selesai. Salah satu poin yang paling menarik perhatian ialah pilihan pakaian pengantin yang tetap memakai adat Sunda walaupun ada di lokasi luar ruang yang menantang. Pengantin segaja menggabungkan unsur budaya serta alam sebagai bentuk penghormatan terhadap tanah temoat mereka tinggal, yaitu Jawa Barat.

Saksi Abadi dari Semua Elemen Semesta

Kedalaman arti itu tuga di perlihatkan lewat aksi berjalan menuju lokasi tanpa alas kaki. Prosesi tanpa alas kaki itu melambangkan perjalanan hubungan yang tidak selalu lancar, penuh kerikil serta hambatan. Tapi, tetap harus di laksanakan dengan keteguhan hati. Pilihan lokasi itu ada alasannya, selain kedekatan dengan pihak pengelola, pasangan itu mau pernikahan meraka tidak hanya di saksikan manusia.

Ia mengaku ide melaksanakan pernikahan di alam terbuka ini berawal dari ketidaksengajaan yang spontan tapi di jalani dengan perencanaan yang matang. Mulanya, mereka hanya berniat menyewa vila untuk acara intimate wedding. Tapi, saat pengelola vila menganjurkan untuk menjalani sesi foto pre-wedding di curug, pengantin lakik-laki, Wikky melepaskan ide iseng untuk memindahkan lokasi akad nikah ke air terjun itu.

cpanel.miltonsq.com

Restu Keluarga serta Tantangan Logistik di Alam

Pihak pengelola menyetujui ide itu sampai akhirnya meningkat menjadi konsep pernikahan. Walaupun profesi keduanya sering bersentuhan dengan pernikahan mewah, Ajeng sebagai penyanyi pernikahan serta suami di biro media nasional, mereka malah pilih sesuatu yang berbeda. Keputusan ini di ambil karena mereka mau menghasilkan memori yang khas serta personal untuk perjalanan hidup mereka.

Untuk banyak orang, konsep pernikahan di luar pakem kerap kali terbentur restu keluarga, tapi hal ini tidak berlaku untuk pasangan Ajeng serta Wikky. Karena semua biaya serta operasional di tanggung secara mandiri, pihak keluarga mendukung penuh. Keluarga memahami karakter keduanya yang suka bertualang serta berkepribadian unik.

Arti yang Mendalam di Balik Kemeriahan

Di balik aksi ekstrem serta visual yang menanjakan mata, ada pesan filosofis yang mau di jelaskan oleh pasangan ini. Suasana yang terhasil di hari itu adalah pengalaman sekali seumur hidup yang tidak bisa di ulang kembali. Lewat konsep itu, mereka berpesan kalau setiap orang berhak mempunyai impian pernikahannya masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *